Menghormati sasi
Tamu DAMPIER mengikuti aturan sasi tiap kampung. Kalau sebuah lokasi sedang ditutup, pemandu lokal yang menjelaskan alasannya, dan tripnya pindah ke tempat lain.
Tempat kami
Raja Ampat adalah rumah kami. Laut, hutan, dan adatnya kami terima dari orang tua, dan suatu hari akan diteruskan oleh anak cucu. Halaman ini adalah program kepedulian DAMPIER bersama kampung mitra, supaya tempat seindah ini tetap utuh untuk generasi berikutnya.
Dana tumbuh bersama
10%
dari potongan DAMPIER di tiap transaksi disisihkan menjadi dana tumbuh bersama mitra. Dana ini tidak dibagikan sebagai uang tunai, tetapi diwujudkan dalam barang untuk mitra dan kampungnya, dan dilaporkan terbuka tiap triwulan.
Jelajahi
Ketuk pulau atau tanda di peta untuk memperbesar dan membaca keterangannya.
Tanda di peta
Raja Ampat, dari Waigeo sampai Batanta
Selat Dampier di antara Waigeo, Gam, Mansuar, dan Batanta adalah jantung wisata Raja Ampat, dengan Piaynemo dan Pam di baratnya. Pilih pulau untuk melihat kampung, homestay, dan titik selam di sekitarnya.
Tutupan karang keras di house reef kampung mitra umumnya masih rapat. Kerusakan setempat terlihat di sekitar dermaga yang ramai, terutama bekas jangkar dan pijakan.
Saat air paling hangat, terutama di tahun El Niño, karang di perairan dangkal bisa memucat. Pemutihan ringan biasanya pulih kalau suhu turun lagi, jadi jangan menambah tekanan di musim itu.
Plastik kiriman arus menumpuk di pantai yang menghadap selat, terutama setelah musim angin. Beberapa kampung sudah rutin bersih pantai, dan tamu boleh ikut.
Manta masih rutin datang ke stasiun pembersihan pada musimnya. Aturan jarak, larangan menyentuh, dan batas jumlah perahu berlaku untuk semua operator.
Program kami
Yang sudah berjalan, dan yang sedang kami siapkan bersama kampung.
Tamu DAMPIER mengikuti aturan sasi tiap kampung. Kalau sebuah lokasi sedang ditutup, pemandu lokal yang menjelaskan alasannya, dan tripnya pindah ke tempat lain.
Barang pertama dari dana tumbuh bersama mitra. Dana ini tidak dibagikan sebagai uang tunai, tetapi dibelikan Starlink Mini supaya mitra bisa menjawab tamu dengan cepat.
Cita-cita dana tumbuh bersama ke depan, listrik tenaga surya untuk homestay mitra dan kampungnya, supaya listrik tidak hanya menyala di malam hari.
Anak sekolah di kampung mitra belajar mengenal terumbu karang, mangrove, dan sasi langsung di pantai mereka sendiri, bersama pemandu lokal dan guru.
Menanam mangrove di pesisir kampung mitra bersama warga dan sekolah. Mangrove menahan abrasi dan menjadi tempat ikan kecil tumbuh besar.
Bersih pantai rutin bersama warga kampung mitra. Tamu yang sedang menginap boleh ikut, cukup satu jam di pagi hari sebelum trip.
Homestay mitra menyediakan air minum isi ulang, supaya tamu tidak perlu membawa botol kemasan ke pulau yang tidak punya truk sampah.
Pelatihan untuk pemilik homestay dan pemandu tentang keselamatan di laut, bahasa Inggris dasar, dan cara mengelola sampah di pulau.
Cerita Raja Ampat
Story Trips
Two travelers share their honest experience of Raja Ampat, from breathtaking diving and beautiful beaches to welcoming locals who made them feel at home. They also discuss the challenges of traveling between islands, the cost of renting boats as two travelers, and their idea for sharing boat trips with others.
Edukasi usaha
Selain menghubungkan tamu, DAMPIER memberikan edukasi kepada pemilik usaha di Raja Ampat, dari harga yang jujur dan keselamatan di laut sampai cara melayani tamu mancanegara.
Cara kamu ikut menjaga
Menginap dan ikut trip bersama tuan rumah dari kampung. Uangnya tinggal di kampung, dan 10% dari potongan DAMPIER di tiap transaksi masuk dana tumbuh bersama mitra, untuk barang seperti Starlink Mini.
Hormati sasi. Kalau sebuah lokasi sedang ditutup, itu keputusan kampung, dan pemandu akan membawamu ke tempat lain.
Jangan menyentuh atau menginjak karang, jangan memberi makan ikan, dan jangan mengambil apa pun dari laut.
Bawa botol minum sendiri, dan bawa pulang sampah yang sulit terurai. Di pulau tidak ada truk sampah.
Pakai tabir surya yang ramah karang, atau baju lengan panjang saat snorkeling.
Daftar dan bayar retribusi wisata di sipari-rajaampat.id sebelum tiba, Rp 1.000.000 (≈ €50) per orang untuk wisatawan mancanegara dan Rp 300.000 untuk WNI. Sebagian dipakai untuk patroli laut, rehabilitasi terumbu karang, dan pengelolaan sampah di Raja Ampat.